5 Tempat Camping Area di sekitar kota Semarang

Halo sobat Blogger, beberapa hari yang lalu saya melakukan pendakian Gunung Ungaran via Perantunan. Ternyata, di basecamp pun ada camp ground area yang cukup luas dan bisa menampung lebih dari 100 tenda. Oh iya di cerita kali ini saya tidak akan bercerita tentang Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan. Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan akan saya ceritakan di tulisan yang lain.

Kali ini saya akan bercerita tentang 5 Tempat Camping (Camp Ground Area) yang dekat dengan kota Semarang. Apa sajakah itu? Disini sebagian tempat pernah saya kunjungi namun ada yang belum saya coba untuk camping. Jadi tunggu apalagi inilah dia tempat-tempat tersebut:

  1. Basecamp Pendakian Ungaran via Mawar
  2. Hutan Pinus Gonoharjo Nglimut Limbangan
  3. Basecamp Pendakian Ungaran via Perantunan
  4. Iámpelgading Homeland
  5. Vanaprastha Gedong Songo

1. Basecamp Pendakian Ungaran via Mawar

Lokasi yang pertama ini pasti sudah banyak yang tahu. Ya benar, Basecamp Mawar orang menyebutnya. Menjadi salah satu jalur yang ramai dikunjungi saat mau mendaki Gunung Ungaran. Disini pun banyak yang sekedar Camping Ceria dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, rekan kerja, sahabat dan yang lainnya.

Basecamp Mawar berlokasi di desa Sidomukti, kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang. Berjarak sekitar 30 km dari kota Semarang membuat tempat ini tak terlalu jauh untuk dijangkau. Kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk menuju kesini kalau dari Semarang sekitar 1 jam. Fasilitas di basecamp ini sudah cukup lengkap mulai dari mushola, toilet, warung, dan parkiran yang luas.

Baca juga : Pendakian Gunung Ungaran via Mawar

2. Hutan Pinus Gonoharjo Nglimut Limbangan

Tempat berikutnya yang bisa menjadi tempat camping yang dekat dengan kota Semarang adalah di Hutan Pinus Gonoharjo Nglimut Limbangan. Berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Semarang saya rasa tempat ini lumayan dekat dan mudah diakses dengan kendaraan pribadi seperti mobil ataupun motor. Adapun jika ingin menggunakan bus BRT paling nanti turunnya di halte Cangkiran. OH iya kawasan hutan pinus ini masuk ke dalam wilayah desa Gonoharjo, kecamatan Limbangan kabupaten Kendal.

Saya merekomendasikan tempat ini bagi kawan-kawan yang ingin mencoba kemah di tengah hutan pinus yang indah. Lokasi camp area ini cukup luas dan bisa kita gunakan untuk camping sekolah, gathering ataupun kemah biasa. Jujur karena saya belum pernah mencoba langsung kemah disini saya belum bisa memberikan kesan seperti apa tempat ini. Namun sekilas saya lihat dari jauh tempat ini cukup bagus. Tiket masuknya pun terbilang murah sekitar Rp8000,00.

3. Basecamp Pendakian Ungaran via Perantunan

Berlanjut ke tempat camp yang dekat dengan kota Semarang berikutnya adalah di Basecamp Pendakian Ungaran via Perantunan. Basecamp Perantunan sendiri berlokasi di desa Gintungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lokasinya cukup mudah dijangkau yakni ancer-ancernya di dekat alun-alun Bandungan kemudian ambil arah desa Gintungan. Basecampnya berjarak sekitar 2 km dari alun-alun Bandungan.

Lokasi basecamp Perantunan cukup luas, bisa menampung sekitar 100 tenda lebih. Tiket masuk kesini adalah Rp15.000,00 dan parkir motor Rp5000,00. Fasilitas disini pun cukup memadai ada warung makan, ada mushola, toilet, saung-saung dan camp ground itu sendiri. Sebenarnya kemarin tertarik mencoba camp disini tapi karena sudah berencana mau camp di atas maka camp disini next time saja.

4. Iámpelgading Homeland Bandungan

Lokasi yang selanjutnya ini saya pernah camping disini pada akhir tahun 2018, sudah cukup lama memang namun saya rasa masih relevan karena lokasi ini pun sampai sekarang masih ramai dikunjungi. Berikut adalah akun instagram resmi dari Iámpelgading Homeland https://www.instagram.com/ampelgading_homeland/?hl=id.

Iampelgading Homeland berlokasi di Kedung Wanteng desa Kenteng, kecamatan Bandungan kabupaten Semarang. Jarak dari kota Semarang adalah sekitar 20 km dengan waktu tempuh tidak sampai 1 jam. Berbeda dengan camp ground yang lainnya, disini bukan jalur pendakian gunung Ungaran ya kawan-kawan. Fasilitas disini skearang pun cukup lengkap dan patut dicoba untuk camp disini.

Baca juga Camping di Iámpelgading Homeland

5. Vanaprastha Gedong Songo

Lokasi terakhir ini adalah di dalam Candi Gedong Songo tepatnya di area pohon pinus di dekat Kompleks Candi I dan Candi II. Di lokasi ini saya pernah bebrapa kali ikut acara tapi belum sempat camping. Tempatnya bagus dan sejuk dengan camp di sekitar pohon pinus.

Vanaprastha ini memiliki luas 4-5 hektar yang dikelola oleh Perum Perhutani. Untuk tiket masuk kesini adalah sebesar Rp8000,00. Namun sebelum masuk sini kita harus masuk membayar tiket masuk ke Kompleks Candi Gedong Songo itu sendiri yakni sebesar Rp15.000.

Adapun fasilitas disini cukup baik karena sudah lengkap mulai dari mushola ada, toilet ada, rumah-rumah homestay pun ada dan area camp itu sendiri.

Nampaknya itulah tadi beberapa tempat camp di sekitar kota Semarang. Terimakasih telah membaca

Keseruan Famtrip Dinas Pariwisata kabupaten Semarang bareng Blogger, Vlogger dan Genpi Jateng

Famtrip

Dinas Pariwisata kabupaten Semarang adakan Famtrip bareng Blogger, Vlogger, dan Genpi Jateng

Hai sobat Blogger, ah lama kali saya tak menyapa kalian semua. Gimana kabar sehat kan? Ini gaes hari ini Kamis 22 September 2022 saya dan beberapa teman blogger, vlogger dan Genpi Jateng mendapat undangan untuk mengikuti acara Famtrip yang diadakan oleh Dinas Pariwisata kabupaten Semarang.

Potensi Wisata Kabupaten Semarang

Mendengar kata Semarang tentu yang orang awam tuju pertama kali adalah kota Semarang. Jarang-jarang yang tahu kalau ternyata ada juga kabupaten Semarang. Inilah yang menjadi salah satu persoalan yang terjadi di kabupaten Semarang dalam membranding diri di kancah nasional khususnya pada pariwisata. Nah melalui kegiatan Famtrip Dinas Pariwisata kabupaten Semarang ini diharapkan dapat membantu promosi wisata di kabupaten Semarang.

Kegiatan Famtrip Dinas Pariwisata kabupaten Semarang

Nah di Famtrip kali ini kami mengunjungi beberapa tempat wisata di kabupaten Semarang gaes, mulai dari Watu Gajah Park, Pesona Garda, Bukit Cinta dan Muncul Waterpark. Untuk Bukit Cinta ini saya tak begitu asing mendengar karena memang dulu pernah kesini gaes tapi sudah lama sekali ya. Adapun nama-nama yang lain saya belum berkesempatan mengunjungi sebelumnya.

Watu Gajah Park

Sekira jam 8 pagi kami mulai berangkat menuju lokasi yang pertama yakni Watu Gajah Waterpark. Waterpark ini berlokasi di desa Ngobo kecamatan Bergas kabupaten Semarang. Lokasinya yang tak jauh dari pusat kota menjadikan tempat ini mudah untuk diakses. Tiket masuk ke wisata ini adalah sebesar Rp20.000 untuk weekday dan Rp25.000 untuk weekend. Wahana di Watu Gajah Waterpark ini cukup lengkap. Pengunjung bisa menikmati semua wahana ini dengan asyik. Banyak spot foto disini, kita bisa berfoto dengan latar belakang dinosaurus, watu gajah, gorilla, dan spot selfie lainnya. Fasilitas pun cukup lengkap ada toilet, mushola, gedung pertemuan dan lain-lain. Tapi ada satu hal yang membuat saya tertarik, apalagi kalau bukan Skatepark. Ya disini ada skateparknya tapi masih belum jadi. Next time kalau ada kesempatan kesini lagi saya mau bawa skateboard deh. Sayangnya kami punya keterbatasan waktu sehingga harus berlanjut ke lokasi berikutnya yakni Pesona Garda.

Pesona Garda

Berlanjut ke lokasi berikutnya, rombongan Famtrip kabupaten Semarang 2022 menuju ke wisata Pesona Garda. Pesona Garda ini adalah wahana air yang berlokasi di desa Candirejo kecamatan Pringapus. Sebenarnya rombongan bisa lewat dari jalan Bergas langsung ke Pringapus namun karena ada pengecoran jalan akhirnya kami lewat Tuntang ke arah Bringin.

Bisa dibilang jalan menuju Pesona Garda ini sudah bagus cor rata tapi karena kontur jalannya yang naik turun ditambah sempitnya ruas jalan ini membuat sulit untuk simpangam mobil di titik-titik tertentu. Sepanjang perjalanan saya melihat banyak hutan jati yang masih rimbun.

Alhamdulillah kami sampai di Pesona Garda sekitar jam 11.30 waktu setempat. Ternyata ini adalah wahana bermain air di sungai. Ada beberapa paket arung jeram yang ditawarkan. Mulai dari yang rute terjauh sepanjang 5 km dengan durasi sekitar 2 jam, dan ada pula arung jeram yang rute pendek 70 m kira-kira. Tak butuh waktu lama bagi kami untuk main air, ada perahu karet, ban, dan kasur angin.

Saya mencoba semuanya dengan senang hati, kapan lagi main air serasa mengenang masa kecil ya kan. Untuk tetap menjaga keamanan kami memakai rompi parasut dan helm. Aliran air disini memang tidak terlalu deras dibanding dengan Kali Elo, Serayu dan sebagainya. Namun justru itulah yang membuat tempat ini menarik sehingga bisa dicoba semua kalangan terlebih bagi kalian yang takut dengan aliran arus deras.

Puas bermain air, perut keroncongan dan kami makan. Karena ini acara Famtrip maka dari pengelola sudah menyediakan. Eits tapi jangan khawatir bagi kalian yang mau kesini banyak warung yang berjualan sehingga tak perlu takut kelaparan ya gaes.

Bukit Cinta Banyubiru

Di lokasi yang terakhir rombongan menuju ke Bukit Cinta dan Muncul Waterpark. Keduanya tidak terlalu jauh masih di Banyubiru. Bukit Cinta ini tiket masuknya Rp10.000. Banyak perubahan yang semakin bagus di Bukit Cinta ini. Maklum terakhir kesini tahun 2015 atau 2016 lupa persisnya. Yang tak berubah dari sini tentu patung ularnya ya, karena memang itu ikon tempat ini. Kami berkeliling sebentar karena waktu juga sudah sore. Disini kita bisa naik perahu dan jetski, kalau kesini mending pagi atau siang biar puas naik perahu. Tak lama kami pun cabut untuk ke Muncul Waterpark.

Muncul Waterpark

Tak banyak yang kami lakukan disini karena memanv sudah sore dan sepertinya sedang dalam perbaikan juga. Namun tempat ini pun saya rasa patut untuk dikunjungi teman-teman manakala sedang di Banyubiru.

Selesai Famtrip

Kegiatan Famtrip pun selesai dan kami kembali ke tempat masing-masing. Tentu saja masih ada banyak PR bagi Dinas Pariwisata kabupaten Semarang dalam memajukan potensi wilayahnya. Terimakasih kepada Dinas Pariwisata kabupaten Semarang yang telah mengundang kami untuk kegiatan ini. Sampai jumpa di lain kesempatan.